expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Minggu, 23 Februari 2014

Kutemukan Kamu, dalam Angin Sore

Aku kembali menemukanmu dalam angin sore, dalam sejuk yang berdesir.
Mengikuti kemana angin berhembus.

Awalnya aku hanya ingin mencari tenang riak ombak, namun sialnya aku malah tergulung semakin dalam.
Aku menemukanmu dalam bentuk yang berbeda. Segala yang tidak masuk akal melebur menjadi satu sampai aku tidak dapat membedakannya lagi. se-ringan itu semua terjadi dan kemudian semudah itu pula aku membawa perasaan.

Sampai aku bertemu tentang tanda tanya. Semua terbungkam tanpa ada suara bergetar menggema memantul di gendang telingaku. Aku kira, aku menemukan kamu didalam kamu yang berbeda. Ternyata tetap kamu yang sama. Apa kamu mungkin secepat itu ber-reinkarnasi? Kembali ingin mengetahui bertapa kedelainya aku yang kembali jatuh.

Aku yang menemukanmu kembali dalam angin sore. Aku yang tak akan mengikuti kemana angin berhembus lagi, karena ia akan pergi terlalu cepat, karena ia akan tetap semu. Kelak ketika aku menemukan kamu atau dia lagi aku akan bergeming.

Aku janji.

Janji harus ditepati.