expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Sabtu, 28 Desember 2013

Penebak langit abu-abu


Hai sang penebak langit abu-abu.
Disini aku mengintipmu di ujung awan yang mengembang.
Betapa senang ketika kau melihat langit yang seperti ini.

Hai sang penebak lagit abu-abu.
Aku mengirimkan pesan melalui deret-deret air yang jatuh.
Betapa senang melihat bibirmu merekah.

Hai sang penebak langit abu-abu.
Disini aku mengintipmu, disudut awan yang berbeda.
Ternyata dugaanku salah.
Bukan langit yang berwana abu-abu yang kau rindu.
Melainkan...


Kenangan manis dipojok kepalamu yang selalu tersimpan.
-----

Tidak ada komentar :

Posting Komentar