expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Minggu, 07 April 2013

Kemarin - waktu yang terlewat

Karena kemarin hanya akan menjadi waktu yang terlewat. Hidup hanya tentang kemungkinan, berputar mengitari kemungkinan berhenti ketika tersadar semua menjadi kenyataan. Merangkainya menjadi sebuah puzzel hidup. Tapi semua hanya tentang kemarin. Kemarin yang begitu mudah terlewat hingga tidak pernah lagi terbersit menjadikannya nyata.

Terima kasih.
Tapi kemarin hanya kemarin.
Selesai.
Tidak ada apa-apa lagi.
Saya telah sembuh.

Senin, 01 April 2013

Dialogue.

Hati yang tak mau dewasa, tidak mau mengerti tentang masa lalu.
Waktu yang terlewati ternyata belum mampu membuatnya dewasa.
Celaka!
Terlalu sulit untuk menatap kedua bola mata.
Mengukir senyum dan bersikap sewajarnya.


Masih cinta?


Ha ha ha.
Terurai panjang sampai marauke.


Cemburu?


Apa masih bisa disebut cemburu ketika tidak ada pengikat?
Saya bahagia sungguh.


Bahagia?


Setidaknya ada yang menggantikan posisi saya.


tidak bisa diganti!
Tetap disini.


Mungkin terlalu dini untuk mengenal.
Akhiri saja.


Sepertinya kesabaran harus melebihi jagat raya.


Mungkin, karna waktu belum bisa didefinisikan.
Lelah? Pergi saja.
Seperti yang biasa dilakukan.


Pergi untuk meninggalkan kebahagiaan.
Dan membawa kesedihan?


Entahlah.