expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Rabu, 05 September 2012

review Gajah Mada--Langit Kresna Hariadi

mau review buku Gajah Mada yang ditulis sama Langit Kresna Hariadi selama libur lebaran kemaren. Awalnya sih sempet ngerasa nih buku bakan membosankan seperti pelajaran sejarah di waktu sekolah dulu, tapi semua itu sirnah setelah baca lembar demi lembar malah bikin nagih! suer beneran!

1. GAJAH MADA

Ini seri pertama Gajah Mada, menceritakan tentang sepak terjang Gajah Mada yang berpangkat bekel pasukan khusus Bhayangkara. Pasukan Bhayangkara adalah pasukan khusus yang dibentuk pada saat kerajaan Majapahit pasukan ini adalah lapisan terakhir yang dipunya Majapahit untuk melindungi rajanya. Pada saat Raja Majapahit pertama Raden Wijaya mangkat kemudian terpilihlah Jayanegara sebagai pengganti tahta selama kekuasaan Jayanegara terdapat beberapa pemberontakan salah satunya pemberontakan yang didalangi oleh Ra kuti.


Ra Kuti yang memanfaatkan pasukan prajurit yang ada di Majapahit untuk menggusur tahta Jayanegara, namun sebelum sempat Ra Kuti menggempur Majapahit pemberontakan ini telah diketahui oleh pasukan khusus Bhayangkara sehingga sebelum pertarungan dimulai masih dapat di antisipasi, namun antisipasi ini juga tidak membuat keadaan terkendali keadaan yang terjadi semakin kacau yang mengakibatkan Jayanegara harus dilarikan ketempat yang lebih jauh dan aman. Penyelamatan Jayanegara dilakukan secara langsung oleh Gajah Mada mulai dari menyebrang melewati kotaraja melalui sungai dan harus menahan nafas, sembunyi di lumpur pada saat terjebak di ladang jagung, mengelabuhi pasukan Ra Kuti yang mengejar.


Setelah Jayanegara dirasa aman dari kejaran Ra Kuti barulah Gajah Mada dan pasukan Bhayangkara lainnya kembali ke Kotaraja untuk mengambil alih kekuasaan Majapahit dengan menewaskan Ra Kuti, pada saat itu Ra Kuti sedang berada si bilik yang seharusnya menjadi bilik pribadi Jayanegara di dalam bilik tersebut terdapat sebuah lorong rahasia yang terhubung antara istana kepatihan dengan istana raja. Pada saat keadaan lengah maka pasukan Bhayangkara daat melumpuhkan Ra Kuti dengan melesatkan anak pana tepat di dada Ra Kuti.


Pendukung Ra Kuti yang bernama Ra Panca memilih menyerah sehingga hukuman mati tidak dijatuhkan kepadanya, selain itu Ra Panca adala salah satu ahli pengobatan yang terkenal pada masanya. Setelah Ra Kuti berhasil dilumpuhkan maka keadaan kembali berjalan normal Jayanegara kembali menjadi raja Majapahit dan memimpin Majapahit.


Kemenangan pasukan Gajah Mada sebagai pemimpin Bayangkara tidak lepas dari adanya pengkhianatan dari sesama pasukan Bhayangkara padahal pasukan ini adalah pasukan yang memiliki loyalitas dan solideritas yang tinggi sehingga adanya pengkhianat yang bersekutu dengan Ra Kuti merupakan pukulan yang mendalam bagi pasukan Bhayangkara yang kemudian harus kehilagan empat anggotanya dua diantaranya karena berkhianat dan dua lainnya terbunuh karena difitnah.


Selain itu keberhasilan pasukan Bhayangkara juga tidak lepas dari adanya seseorang yang menyamar sebagai seseorang yang membela Ra Kuti namun merasa tindakan Ra Kuti tidak benar sehingga memberikan informasi tentang akan adanya pemberontakan sehingga perang yang terjadi bisa diminimalkan.Siapa kan orang yang membantu Gajah Mada memperoleh informasi itu? Dialah Ra Panca yang pada akhirnya membunuh Jayanegara dengan racunnya ketika di minta untuk mengobati Jayanegara, Kemudian Ra Panca dibunuh oleh Gajah Mada kerena telah menewaskan raja Majapahit.


Sekian resensi buku Gajah Mada seri satu.





Tidak ada komentar :

Posting Komentar