expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Senin, 26 Maret 2012

JEPANG, bangun dari keterpurukan

Beberapa hari ini kata Jepang selalu terngiang-ngiang di telinga saya.

Awalnya dosen saya yakni Bapak Rifa'i banyak cerita mengenai Jepang, maklum beliau lulusan salah satu universitas di Jepang. Beliau menceritakan betapa orang-orang jepang memiliki rasa kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan. Ketika beliau berkuliah disana beliau selalu menggunakan sepeda, dari salah satu foto yang beliau tunjukan kepada kami terlihat jelas bahwa lapangan parkir dipenuhi sepeda, bukan sepada motor seperti di Indonesia :p. Hanya ada beberapa orang saja yang boleh menggunakan kendaraan bermotor,  yaitu orang-orang yang menempuh jarak jauh dari rumahnya menuju tempat kerja atau sekolah.
Bicycle in every side

Beliau juga bercerita bagaimana orang-orang jepang menjaga kekayaan alamnya, di Jepang pohon-pohon yang ada di pinggir jalan mereka rawat dengan baik disanggah menggunakan kayu/besi agar tidak roboh terkena angin. Tidak seperti di Indonesia yang malah ditebang dengan seenaknya tanpa memedulikan dampak lingkungan yang nantinya akan muncul.

Tidak hanya dosen saya saja yang bercerita tantang Jepang,  salah satu teman saya juga sangat antusias untuk belajar disana. Bahkan walpapper di laptopnya bergambar seperti ini :


Kalau seandainya ditanya siapa yang mau belajar ke Jepang pasti banyak sekali mahasiswa Indonesia yang ingin belajar kesana,  karena kita sendiri tau kalau Jepang terkenal dengan teknologinya yang cangih. Jadi siapa yang nggak mau tinggal dan bersekolah di negara yang teknologinya secanggih Jepang?

Banyak penemuan-penemuan baru yang berhasil ditemukan jepang dan bermanfaat bagi rakyat Jepang sendiri ataupun masyarakat di luar Jepang. Setelah Jepang dilanda tsunami satu tahun yang lalu Jepang kini mulai berbenah diri. Sekarang Jepang sedang merencanakan KOTA MASA DEPAN di daerah yang terkena bencana seperti yang dilansir situs VOA tanggal 15 Maret 2012.

Jepang merencanakan pembangunan KOTA MASA DEPAN, kota kota yang akan disulap menjadi KOTA MASA DEPAN tersebut diantaranya Ofunato, Rikuzentakata, Sumida Kesen, Minamisoma, Iwanuma, Kamaishi dan Shinichi. Dimana di kota-kota yang akan dibangun nantinya akan menghasilkan sumber energi sendiri. Sumber energi tersebut berasal dari tenaga surya maupun tenaga angin yang akan dikonversikan menjadi tenaga listrik yang akhirnya akan digunakan untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga setiap rumah yang ada di kawasan tersebut. Hal ini dilakukan Jepang karena tenaga utama yang biasa digunakan Jepang yaitu nuklir tidak dapat digunakan karena beberapa faktor dan lebih tidak mungin apabila jepang harus mengimport bahan bakar terus-menerus. Sehingga pembangunan ini dinilai sebagai salah satu jalan keluar yang terbaik.

Selain menjadikan kawasan tersebut menjadi kawasan mandiri energi, Jepang juga ingin kota-kota tersebut menjadi pusat infrastruktur informasi. Walaupun keadaan ekonomi Jepang yang tidak begit bagus karena para pejabat sedag "menglembungkan kantong sendiri" tapi pemerintah Jepang tidak berputus asa,  sekarang Jepang sedang mengusahakan investor luar negeri yang tertark terhadap proyek ini. Walaupun banyak yang beranggapan proyek ini terlalu besar dan akan sulit di capai namun bukan Jepang namanya jika berputus asa. Jepang sedang mengusahakan investor luar negeri yang tertark terhadap proyek ini.

Lagipula, kebanyakan sukses berawal dari mimpi-mimpi yang dipandang sebelah mata yang dikucilkan dan diremehkan banyak orang. tapi dengan kesungguhan siapa tau Jepang akan merealisasikan KOTA MASA DEPANnya :D ketika bom nagasaki dan hirosima meluluh lantahkan sebagian wilayah jepang, dalam kurun waktu yang bisa dibilang singkat Jepang kembali bangkit dan menjadi negara maju yang tidak kalah dengan negara-negara eropa lainnya.


Nah, seperti ini lah yang harusnya di contoh bangsa Indonesia, semangat pantang menyerahnya Jepang walaupun Jepang berada di titik terbawah sekalipun. semoga kedepannya Indonesia bisa semaju Jepang.
GANBATTE!!! \O/

Kamis, 15 Maret 2012

himalogista berbagi

himalogista berbagi, event pertama gue setelah menyandang status jadi mahasiswa.
mau share sedikit pengalaman tentang acara ini, acara yang sederhana tapi memberikan kesan yang mendalam bagi gue pribadi.

jadi di acara ini tuh kita ngasih bantuan buat temen-temen panti asuhan darul azhar yang ada di karang ploso, jadi kita bikin posko buat ngegalang dana buat kebutuhan panti asuhan mulai dari alat tulis, buku-buku pelajaran, sembako, alat-alat kebersihan.

acaranya minggu kemaen, kita datengin panti asuhannya. kita bikin acara juga disana selain ngasih bantuan. ada materi sedikit tentang bidang kami. ada juga games seru-seruan sama adek-adek pantinya.

yang berkesan itu waktu lagi main games. sumpah rusuhnya nggak ketulungan. 50 orang anak-anak yang masih kecil diajak main games deket kandang sapi. yang ada bukannya dengerin kita ngejelasin permainannya malah sibuk sama sapi --"

ketemu banyak adek panti yang berbeda-beda ada yang pemalu, ada yang cepet akrab sama kita, ada yang bandel banget, ada yang super hiper aktif. lengkap deh! ekspetasi pertama, main games bakal tertib dan adek-adeknya bisa di ajak kompromi. tapi kenyataanya RUSUH, HECTIC, HEBOH!

panitia aja sampe binggung sendiri ini acara APAAAAAA????
lebih parah dari pada suasaan di pasar -__-

setelah acara main games balik lagi kepanti buat kesan pesan.
terakhir yang ngasih kesan pesan pembina pantinya, beliau bilang "terima kasih udah bikin acara yang terkonsep seperti ini, ini adalah acara pertama yang seperti ini dan berharap acara ini nggak berhenti sampai disini." beliau juga menantang kami, untuk terus berkontribusi ke panti apalagi di bidang akademis, karena mereka kekurangan tenaga guru.

semoga kedepannya himalogista bisa mewujudkannya. aamiin.


 acara yang kemaren kita buat,walaupun sangat sederhana. tapi ngeliat mereka antusias, senyumnya sumringgah bikin kita tambah seneng. seneng aja bisa ngasih kebahigaan di tengah-tenggah mereka. bisa dateng dan di terima dengan antusias.

terlibat di acara kemaren itu bikin gue terutama jadi lebih menghargai apa yang gue punya. dengan keterbatasan aja adek-adek di panti masih ceria dan semangat buat belajar.
bersyukur masih ada kedua orang tua yang masih bisa menyayangi kita sepenuhnya, bisa ngasih pendidikan sampe kuliah.
bersyukur punya kehidupan yang layak, yang berkecukupan, bisa makan setiap hari. sedangkan adek-adek dipanti mungkin harus susah payah cari bantuan cuma buat makan aja.
 ngasih pelajaran moral yang banyak buat gue.

maksih yah adeh-adek di darul azhar.
semoga semua yang kalian cita-citakan terwujud, dan jangan pernah menyerah buat menggapai mimpi :D

SEKECIL APAPUN KITA ADALAH SAUDARA, SEBESAR APAPUN KITA ADALAH KELUARGA-HIMALOGISTA
11 Maret 2012